Pembaharuan pendidikan Islam dalam Globalisasi
Pembaharuan pendidikan Islam dalam Globalisasi
Pendidikan Islam merupakan segala kekuatan kodrat yang berada pada manusia agar mereka mencapai keselamatan yang tinggi di masyarakat. Sebuah proses yang dilakukan untuk menciptajan manusia yang utuh dan bertaqwa kepad atuhan yang maha esa.
Globalisasi merupakan proses pembauran dan interaksi bertahap di antara entitas, individu, dan juga negara yang berbeda dari seluruh dunia. Proses dari globalisasi itu adalah mendunianya suatu hal sehingga batas antara negara satu dengan negara yang lain menjadi sedikit melebur. lobalisasi juga berpengaruh kepada pendidikan, terutama untuk pendidikan islam. Banyak pendapat dan sikap yang memaknai globalisasi dengan beranggapan negatif dikarenakan salah dalam mengartikan globalisasi. Dengan menganggap bahwa karena cepatnya teknologi dan informasi media akan menjadi faktor ketidakpastian masyarakat dalam mengetahui berita dan informasi, baik itu isu sosial, ekonomi, budaya, agama, maupun pendidikan, kemudian ada juga yang bersikap optimis dalam fenomena iniglobalisasi ini. Mereka beranggapan bahwa fenomena yang universal ini berpengaruh baik pada berbagai hal. Pengaruh globalisasi pada pendidikan Islam sangat baik sekali, jika peneliti ataupun ilmuwan yang kritis terhadap fenomemna globalisasi ini, maka ini akan membawa ikatan persatuan dari orang-orang yang mempunyai pemikiran dan sikap yang kritis.
Dengan adanya globalisasi ini, maka akan timbul pemikiran, dan usulan
dengan usaha serta kemampuan yang ada di seluruh dunia akan sangat cepat dan
sangat mudah untuk di akses. Orang-orang
dapat dengan mudah meneliti, menganalisis, mengadopsi berbagai hal
kegiatan, khususnya dalam pendidikan. Dengan adanya globalisasi ini, mereka percaya
bahwa pendidikan akan mendapat wadah yang berfungsi dalam melihat fenomena
globalisasi, karena pendidkan adalah suatu investasi besar, dan yang mempunyai
nilai yang lebih serta elemen yang akan berguna pada masa depan.
Pembaharuan
pendidikan Islam dalam globalisasi merupakan suatu perubahan yang harus
dilakukan dalam dunia pendidikan, karena pendidikan akan selalu berkemabng
mengikuti dinamika kehidupan manusia.[1]
Globalisasi akan menciptakan kesempatan untuk berbagi pengetahuan, teknologi,
nilai-nilai sosial, pendidikan, dan masih banyak lagi yang lainnya. Secara
kelembagaan, maupun kelimuan, pendidikan Islam masih menghadapi berbagai
pesoalan yang belum terpecahka, mulai dari persoalan manajemen, mutu pendidikan
Islam yang sangat rendah, ditambah lagi dengan para pengelola pendidikan islam
yang tidak lagi sempat mengantisipasi adanya tantangan globalisasu yang
menimpa.
Globalisasi dapat diartikan yaitu berasal dari kata globe, yang berarti bola bumi. Istilah ini digunakan karena suatu perubahan penyebaran informasi yang sangat luar biasa. Melalui fasilitas teknologi komunikasi yang sangat canggih, dalam sekejap saja arus informasi dari satu belahan bumi bisa menyebar merata sekali ke seluruh penjuru dunia. Berkaitan dengan pembaharuan pendidikan dalam globalisasi, pendidikan merupakan suatu harapan terbesar dalam pasar ekonomi dan kebutuhan pasar global. Seperti penyediaan program studi yang dibutuhkan pasar domestik yang sekarang menjadi trend bagi kebutuhan global. Penjelasan mengenai pembaharuan pendidikan Islam akan memeberikan adanya penekanan terhadap pendidikan pada pembinaan kepribadian manusia. Pendidikan Islam adalah pendidikan yang bersumber berdasarkan Ai-Qur’an, dan Al-Hadits.
Pembaharuan Pendidikan Islam dalam globalisasi adalah sebuah tantangan sekaligus harapan. Djamali mengatakan bahwa dalam perspektif global ada beberapa faktor yang disoroti oleh sebagai fenomena kemunduran umat Islam, yaitu kamunduran dalam aspek agama, akhlak, keterbelakangan ilmu pengetahuan, dan teknologi.[2] Faktor faktor itu sangat memperlemah peran umat Islam dalam memaksimalkan kemampuan daya saing di dunia global. Umat Islam seharusnya bisa menyikapinya dengan bijaksana sehingga mendpat solusi yang betul=betul berdasarkan Al=Qur’an dan Hadits serta ijtihad para ulama dan ilmuwan. Berdasarkan keterangan diatas, dapat diidentifikasikan beberapa tantangan dalam memperbaharui pendidikan Islam dalam menghadapi era globalisasi.
Pendidikan Islam seharusnya terus
menerus melakukan pembaharuan dan inovasi serta bersungguh sungguh unrtuk
memperbaiki kelemahan dan kekurangan menuju ke langkah yang baru dengan
mengarah kepada kemajuan dan perkembangan yang sesuai dengan tuntutan
globalisasi, bukan hanya sampai tingkat pendidikan saja akan tetaoi keperluan
akan keterampilan yang bisa jadi pemahaman kembali pada aspek=aspek sistem
pendidikan yang berorientasi pada rumusan tujuan yang baru.[3]
Gerakan pembaharuan yang dilakukan oleh suatu bangsa yang mempunyai hubungan yang relevan dengan implementasi bangsa tersebut di masa depan. Pada awal abad 20, dunia muslim muncul kesadaran baru untuk melakukan pembaharuan pendidikan Islam secara komprehensip dan tidak berpisah dari islamisasi ilmu-ilmu pengetahuan.[4] Pembaharuan pendidikan Islam sangat penting untuk kebutuhan masyarakat, baik dari konsep, kurikulum, proses, fungsi, tujuan, manajemen lembaga pendidika, dan sumber daya pengelola pendidikan maka pendidikan Islam harus di desain mengikuti irama perubahan itu, selama perubahan itu tidak melanggar norma agama dan mengikis akidah dalam Islam. Awal abad 20, di dunia Islam sendiri muncul kesadaran yang baru untuk melakukan pembaharuan pendidikan Islam secara komprehensip dan tidak terpisahkan oleh usaha islamisasi ilmu.
Gerakan pembaharuan pendidikan di Indonesia sendiri mempunyai
alasan yang diantaranya yaitu konsepsi dan praktek pendidikan Islam yang
tercermin kepada kelembagaannya dan isi dari programnyayang didasarkan kepada
konsep serta pengertian pendidikan Islam yang sempit, khususnya hanya
mementingkan kehidupan akhirat nanti. Kemudian lembaga-lembaga keagamaan Islam
, perguruan tinggi Islam Swasta dianggap masih belum memenuhi keperluan para
kaum muslim dalam menghadang tantangan global dan kebutuhan daya daing
masyarakat yang selalu mengalami reformasi apalagi sesudah pemilu.
Jadi, Globalisasi bagi umat muslim sangat
tidak penting untuk di perdebatkan, ada yang pro maupun yang kontra, namun yang
paling penting dari semua itu adalah seberapa penting dan seberapa besar peran
Islam dalam mengkoordinir para umat manusia menuju dunia yang baru dan lebih
,aju dengan mengedepankan akidah dan juga adab. Islam yang telah diterima
secara global, secara membumi oleh segenap umat manusia, harus diterapkan dala
kehidupan kita masing-masing, dalam bertetangga, bermasyarakat, berkeluarga,
dan juga berbangsa dan bernegara. Globalisasi dapat menjadi peluang yang besar,
dan bisa menjadi sebagai tantangan bagi pendidikan Islam atau arus globalisasi
itu bukanlah lawan atau kawan bagi pendidikan Islam.
Pendidikan Islam dan globalisasi harus memiliki keterkaitan yang erat. Pendidikan dari zaman Rasulullah Saw. dengan zaman sekarang dilakukan pembaharuan dan mengikuti perkembangan zaman dari asalnya menyempit dan pendidikan Islam di era globalisasi ini sudah sangata menyeluruh. Di era globalisasi ini pendidikan harus dirancang sedemikian rupa dengan memungkinkan para peserta didik mengembangkan potensi yang dimilikinya. Secara kreatif dalam suasana penuh kebebasa, dan tanggung jawab.
[1] Dacholfany,
“Reformasi Pendidikan Islam Dalam Menghadapi Era Globalisasi.”
[2] Dacholfany,
“Reformasi Pendidikan Islam Dalam Menghadapi Era Globalisasi.”
[3] Dacholfany;
Ainusyamsi, “Analisis Historis Pendidikan Islam pada Masyrakat Madinah.”
[4] Media,
“Periodisasi Sejarah Peradaban Islam Halaman all.”
Comments
Post a Comment